Latest Post

Aku Ingin Merdeka

Mari berkumpul,

Sejenak menyisipkan doa yang itu-itu saja,

Doa yang sudah sumpek sesak terselip di dada.

“Teruntuk tubuh yang ikhlas menanggung hari-hati penuh innalillahi,

Teruntuk pengharapan yang terbang beriringan dengan cepatnya timah panas dan milisi,

Teruntuk kebebasan yang harus dibayar dengan keringat dan darah. sambil terus berdoa lima kali sehari

Kobar itu masih ada, terus menyala

Kemerdekaanmu harus dibayar lunas

Tuntas

Tanpa ada aba-aba

Tak apa, pasti MERDEKA”

AMIN.

-Pra.

ZAKY FAHMI

Mahasiswa Sastra Indonesia Angkatan 2023
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Login