Latest Post

TERSEKAP AKU DI PERUT GELAP

Di perut gelap yang bisu,

Ku tinggal nyala kecil yang bernama, aku

Meraba percikan basah yang ada dalam relungku

Dengan jemari, yang tak percaya lagi dengan Cahaya

Di relung ini,

Rasa yang tumbuh menjadi belenggu

Diam, terus menekan.

Ku panggil langit

Tapi, tertahan, tercekat, suaraku ditenggorokan.

Asa, yang kau tikam-tikam

Sudah retak pun tak bisa bebas

Asa yang terus menggeliat,

Menolak menjadi bangkai

Kucoba teriak, lagi, lagi, lagi, dan lagi

Tapi, napas pun semakin tercekat

Aku yang ingin menjadi lari

Tapi tanah ini tak punya arah

Dengarkan!

Meski kau akan tertangkap

Aku tak akan pasrah

Karena jika kau, akan tertangkap rasa

Asa tak akan diam.

TRILIA LESTARI

Mahasiswa Sastra Indonesia Angkatan 2023

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Login