Latest Post

ANOMALI DAUN GUGUR

Entah sampai kapan aku bisa siap dengan perpisahan

Sebaik apa pun perpisahan itu berjalan

Hati enggan rasanya menjadi tumpukan

Tumpukan beribu maaf dan jika yang senantiasa berjalan beriringan

Genggaman yang perlahan melonggar

Angan yang ternyata kian buyar

Namanya masih selalu lagi dan lagi ku tata

Meskipun doanya sudah diucap terbata

Harap-harap doa itu masih selalu terhembuskan

Bukan seperti daun jatuh di jalanan

Seperti kata pepatah di luaran

“Daun yang jatuh tak pernah membenci angin”

Begitu juga aku, ingin tetap tinggal meskipun semesta enggan

Atau bahkan kamu sudah tak ingin

Kanaya Auriel Andaristy

Mahasiswa Sastra Indonesia Angkatan 2023
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Login